Terbuka Peluang Raih Piala Adipura, Menteri LH Cek Pengelolaan Sampah di Kabupaten Madiun
TIMES Madiun/Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menerima kunjungan kerja Menteri LH di Pendapa Ronggo Djumeno. (Foto: Humas Pemkab Madiun)

Terbuka Peluang Raih Piala Adipura, Menteri LH Cek Pengelolaan Sampah di Kabupaten Madiun

Jika upaya pengelolaan sampah lebih ditingkatkan, maka terbuka peluang bagi Pemkab Madiun mendapatkan Piala Adipura.

TIMES Madiun,Minggu 15 Maret 2026, 22:40 WIB
237
Y
Yupi Apridayani

MADIUNPengelolaan sampah di wilayah Kabupaten Madiun dinilai cukup baik dibandingkan daerah lain.

Jika upaya pengelolaan sampah lebih ditingkatkan, maka terbuka peluang mendapatkan Piala Adipura. Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, tetapi menjadi indikator penyelesaian persoalan sampah secara substansial dari hulu hingga hilir.

“Kalau melihat komitmen Bapak Bupati dan seluruh jajaran, Insyaallah tahun depan kita bisa menghadirkan Adipura bagi masyarakat Kabupaten Madiun,” ujar Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq saat singgah di Pendapa Ronggo Djumeno, Caruban, Minggu (15/3/2026).

Hanif menegaskan upaya menciptakan lingkungan bersih adalah kewajiban bersama. Hal itu sesuai amanat konstitusi yang menyebutkan setiap warga negara berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Menteri LH juga menjelaskan agenda kunjungan kerja  ke wilayah Kabupaten Madiun adalah pemantauan fasilitas umum selama masa arus mudik. Sesuai arahan Presiden RI kepada jajaran kabinet untuk turun langsung ke lapangan.

Tim Kementerian LH dibagi menjadi dua kelompok untuk memantau kondisi lingkungan di sepanjang jalur mudik. Satu tim meninjau rest area di jalan tol tim dan lainnya memantau fasilitas umum di jalur non-tol seperti terminal dan stasiun.

Selain itu, pemerintah pusat juga tengah memperketat pengawasan pengelolaan sampah di berbagai fasilitas publik. Rest area di sepanjang tol, misalnya, diberi kewajiban menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah dalam waktu tiga bulan.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menjelaskan, kunjungan Menteri LH bertujuan melihat langsung kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Madiun setelah meraih sertifikat Adipura.

Bupati berharap Kabupaten Madiun dapat meningkatkan capaian dari sertifikat menjadi penghargaan Adipura.

"Pak Menteri ingin memastikan apakah kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Madiun sudah sesuai dengan yang diharapkan. Alhamdulillah tadi beliau melihat sepintas dan Insyaallah sudah sesuai,” ungkap Hari Wur sapaan akrab Bupati Madiun.

Menurutnya, Pemkab Madiun telah melakukan berbagai langkah pengelolaan sampah. Salah satunya menyediakan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di setiap kecamatan serta meningkatkan fasilitas di TPA.

Selain itu, Pemkab Madiun juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

“Yang paling penting masyarakat memahami bahwa sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Kunjungan kerja Menteri Limgkungan Hidup RI ke Kabupaten Madiun diikuti sejumlah pejabat Kementerian LH. Bupati Madiun menerima kunjungan Menteri LH bersama asisten dan kepala OPD terkait. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Yupi Apridayani
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Madiun, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.