Lolos Pengawasan Petugas, Seorang Pria di Madiun Tertabrak Kereta Api
Pria berusia 35 tahun itu tertabrak Kereta Api Jayakarta yang melaju dari arah timur ke barat di jalur rel ganda dan berdekatan dengan palang pintu perlintasan, Kamis (12/2/2026) sore.
MADIUN – Seorang pria tewas setelah tertabrak kereta api di perlintasan Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Peristiwa itu terekam kamera pengawas di sekitar lokasi kejadin.
Pria berusia 35 tahun itu tertabrak Kereta Api Jayakarta yang melaju dari arah timur ke barat di jalur rel ganda dan berdekatan dengan palang pintu perlintasan, Kamis (12/2/2026) sore.
Rekaman CCTV memperlihatkan pria berjalan seorang diri menuju area perlintasan. Dia sempat berdiri di antara dua jalur rel dan beberapa saat mengeluarkan telepon genggam dan mengarahkan kamera ke arah rel.
Ketika suara kereta kian dekat, pria tersebut justru melangkah ke jalur yang sesaat kemudian dilintasi KA Jayakarta dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak terhindarkan.
Terlihat sejumlah pengendara berhenti di belakang palang pintu perlintasan KA. Namun tak terlihat adanya upaya pencegahan dari warga atau petugas penjaga palang pintu saat pria tersebut berada di area berbahaya.
Kapolsek Wonoasri AKP Eka Supriyadi membenarkan kejadian itu. Polisi yang menerima laporan warga segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan area.
Proses evakuasi berlangsung hampir tiga jam. Petugas kepolisian bersama tim medis dan relawan menyisir sepanjang rel untuk memastikan tidak ada bagian tubuh yang tertinggal sebelum jenazah dibawa ke rumah sakit.
“Korban telah dievakuasi ke rumah sakit. Untuk motif masih dalam proses penyelidikan,” kata Eka saat dikonfirmasi.
Hingga kini, aparat masih memeriksa saksi-saksi serta menganalisis rekaman CCTV guna memastikan rangkaian peristiwa dan latar belakang kejadian.
Sejumlah saksi menyebutkan, korban yang diketahui bernama Sugeng Hariadi, warga Dusun Pehrambak, Desa Bancong itu diduga tengah mengalami tekanan batin.
Pada pagi hari sebelum kejadian, ibu korban dilaporkan meninggal dunia. Ayah korban juga disebut belum genap seratus hari wafat. Informasi tersebut, menurut polisi, masih bersifat awal dan memerlukan pendalaman lebih lanjut. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




