Pedagang Kios BUMDes Jiwan Rayakan Lebaran Ketupat, Upaya Lestarikan Tradisi Jawa-Islam
Kupat berasal dari frasa bahasa Jawa 'ngaku lepat' atau mengakui kesalahan. Makna filosofinya sesuai dengan esensi Idul Fitri yakni saling memaafkan dan kembali ke fitrah.
MADIUN – Perayaan lebaran ketupat atau kupatan masih dipertahankan sebagian warga masyarakat. Tradisi budaya Islam-Jawa itu biasanya dirayakan sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri dengan berbagi masakan atau makan ketupat bersama. Seperti yang digelar paguyuban pedagang di area kuliner Kios BUMDes Jiwan, Kabupaten Madiun.
"Kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur dan menjalin silaturahmi di momen Idul Fitri. Serta mempertahankan tradisi dan budaya kupatan," ujar Al Masjkuri koordinator Kios BUMDes Jiwan saat kegiatan kupatan sekaligus halal bihalal, Minggu (29/3/2026).
Masjkuri mengungkapkan, kupatan juga menjadi momen mempererat kekeluargaan dan kebersamaan antar pedagang di kios BUMDes. Sekaligus membangun semangat untuk bekerjasama mengembangkan usaha kuliner.

"Harapannya setelah momen lebaran ini, para pedagang lebih semangat dan aktif berjualan," kata Masjkuri.
Dia juga mengajak para pedagang berpikir positif di berbagai kondisi. Serta meningkatkan pelayanan dan memberikan kenyamanan kepada konsumen saat berkunjung ke area kuliner Kios BUMDes Jiwan. Juga memanfaatkan dan menjaga fasilitas yang diberikan pemerintah desa setempat dengan sebaik-baiknya.
"Kondisi ramai atau sepi diambil sisi positifnya. Kalau ada masalah, mari dicarikan solusi bersama," pesannya.
Sesuai namanya, menu utama perayaan adalah kupat. Semacam lontong yang dibungkus anyaman daun kelapa muda berbentuk jajaran genjang. Kupat berasal dari frasa bahasa Jawa 'ngaku lepat' atau mengakui kesalahan. Makna filosofinya sesuai dengan esensi Idul Fitri yakni saling memaafkan dan kembali ke fitrah.
Irisan ketupat disajikan bersama sayur santan dari irisan labu siam dan opor ayam.

Paduan ketupat dan sayur santan ini kemudian juga menjadi bahan karmina (pantun pendek) khas lebaran : Kupat Jangane Santen Menawi Lepat Nyuwun Pangapunten (Kupat Sayur Santan Jika Salah Mohon Dimaafkan)
Perayaan lebaran ketupat atau kupatan di area kuliner bersama Kios BUMDes Jiwan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Tidak hanya menu kupat sayur, aneka jajanan lebaran juga tersaji. Acara kupatan diharapkan bisa terlaksana setiap tahun. Bahkan direncanakan menjadi even kuliner tahunan sebagai daya tarik kunjungan konsumen. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

