Berita

Erupsi Gunung Marapi: Badan Geologi Minta Patuhi Rekomendasi PVMBG

Selasa, 05 Desember 2023 - 19:33
Erupsi Gunung Marapi: Badan Geologi Minta Patuhi Rekomendasi PVMBG Gunung Marapi, Sumatera Barat (FOTO: ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM)

TIMES MADIUN, JAKARTA – Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau seluruh pihak untuk mematuhi rekomendasi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait status Gunung Marapi, Sumatera Barat, yang telah mencapai tingkat Waspada (Level II) setelah mengalami erupsi pada 4 Desember 2023.

Muhammad Wafid, Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, mengungkapkan dalam konferensi pers pada Selasa (5/12/22023) bahwa erupsi Gunung Marapi mencapai tinggi kolom abu sekitar 800 meter dari puncak. Kolom abu tersebut memiliki intensitas tebal yang condong ke arah barat daya. Kejadian ini tercatat dalam seismogram dengan amplitudo maksimum 3 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 8 detik.

Gunung Marapi, yang memiliki ketinggian 2.981 meter, kini berada pada Level II (Waspada). Masyarakat dan pengunjung diimbau untuk tidak mendekati radius 3 km dari kawah gunung demi keselamatan bersama. Rekomendasi ini telah disampaikan kepada pihak terkait, termasuk pemerintah daerah.

Kepala PVMBG, Hendra Gunawan, menambahkan bahwa Gunung Marapi dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) di Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat. Meskipun pada pengamatan visual pada 14 Oktober 2023 tidak terlihat aktivitas vulkanik, Hendra mengingatkan bahwa sifat erupsi Gunung Marapi sulit dideteksi, dan kebijakan Level II lebih bersifat preventif.

"Hal inilah yang sangat berbahaya, diam seperti itu. Oleh karenanya, relasinya kenapa ada status Level II artinya lebih ke preventif, karena secara visual memang tidak apa-apa dan secara kegempaan mungkin hanya ada satu gempa per bulan," ujarnya.

PVMBG mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 3 km dari kawah gunung sebagai langkah preventif. Meskipun tidak dapat memprediksi tanggal dan bulan pasti erupsi, statistik menunjukkan bahwa erupsi terjadi setiap 2 hingga 4 tahun.

"Hal ini menjadi buffer bagi kita untuk memastikan keamanan, dan kami berharap semua pihak mematuhi rekomendasi ini," tambah Hendra.

Badan Geologi dan PVMBG terus memantau perkembangan Gunung Marapi dan mengajak masyarakat serta pihak terkait untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah sekitar gunung yang terkena dampak erupsi Gunung Marapi. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Madiun just now

Welcome to TIMES Madiun

TIMES Madiun is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.